Luar Biasa, Masyarakat Kompleks TNI AL Dewakang Buat Hiasan Jalan Dari Sampah - Sinar Sergai

Breaking

Post Top Ad



Post Top Ad

7/28/2019

Luar Biasa, Masyarakat Kompleks TNI AL Dewakang Buat Hiasan Jalan Dari Sampah



Makassar,Sinarsergai.com - Menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke -74  masyarakat kompleks TNI AL Dewakang RT2 RW 3 Blok B1 Kelurahan  Totaka Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar Sulawesi Selatan (Sulsel) merangkai hiasan jalan dari bahan  sampah plastik.

Sampah plastik yang digunakan berupa botol minuman plastik.
Sebelum digunakan, warga membersihkan sampah plastik tersebut. Kemudian mencatnya warna merah dan putih.

Setelah diwarnai, sampah plastik itu digunakan untuk menghiasi jalan dengan membentangkan botol-botol tersebut ziq-zaq di atas jalan sehingga nuansa merah putih menghiasi sepanjang jalan.

Warga membuat kreasi sampah plastik dengan berbagai variasi termasuk mendekorasinya, sehingga warnanya terlihat indah, variasi jalan dengan gantungan  botol yang telah diberi warna merah dan putih, menjadi jalan yang dilintasinya merasakan langsung nuansa kemerdekaan.


Husni salah seorang warga setempat menuturkan dalam memperingati dan mengisi kemerdekaan, warga dituntut untuk berkreasi dan memanfaatkan sumber daya yang ada.“Untuk membuat pernak-pernik tujuh belasan, cukup membuat kreasi dari bahan yang mudah didapat. Salah satunya adalah sampah plastik dari botol minuman. Hasilnyapun ditentukan dari pola yang akan dibuat,” tuturnya.

Persiapan ini dilakukan selama bermingu-minggu, dan jelang bulan Agustus, nuansa merah putih dari sampah plastik sudah terlihat menghiasi Jalan Kompkeks TNI AL Dewakang. Kegiatan seperti ini juga sebagai sarana membangun hubungan emosional antar warga dan tetap menjaga kebersihan lingkungan.

“Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-74 di kompkeks TNI AL Dewakang ini memang terlihat ramai dan indah, dimana warga memanfaatkan berbagai macam sampah plastik menjadi pernak-pernik kemerdekaan,” ucap Mayor Laut (P), Silatang Ketua RW 3 kompleks TNI AL Dewakang.

Dikatakannya, bagi warga kegiatan ini adalah sebuah kreasi dan inovasi sekaligus upaya warga dalam mencintai lingkungannya.
“Ini adalah bentuk kecintaan warga terhadap lingkungannya dengan mengumpulkan sampah plastik yang tidak hanya dibuang percuma, tetapi dapat menjadi sesuatu yang bernilai seni,” pungkasnya.(Med)

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad