Tak Terima Dirugikan, Masyarah Lapor Polisi - Sinar Sergai

Breaking

Space Iklan

Post Top Ad

7/19/2019

Tak Terima Dirugikan, Masyarah Lapor Polisi

Maysarah (korban)



Medan,Sinarsergai.com – Maysarah (39) warga Jl.Eka Warni Gg.Keluarga Lingkungan III, Medan Johor, Kota Medan, terpaksa melaporkan perihal kerugian yang dialaminya saat merenovasi rumah yang belokasi di Jalan Perhubungan Komplek Perhubungan Permai Blok B-26 Medan, Laut Dendang Percut Sei Tuan,Kabupaten Deli Serdang,Sumatera Utara (Sumut), dengan menggunakan jasa tukang yang dicarikan oleh Leni Wati yang merupakan teman dekatnya. Renovasi ini tidak kunjuung selesai sejak 8 Desember hingga Juli 2019. Akibatnya, Maysarah mengalami kerugian sebesar Rp. 63.010.000,-.

Tidak terima dengan perbuatan tukang tersebut, Maysarah melaporkannya pada 9 Juli 2019 ke Poltabes Medan, dengan Nomer : STT LP/1467/VII YAN.25/2019/SPKT Restabes Medan. Menurut penuturan Maysarah,Jum’at (19/7/2019) mengungkapkan bahwa masalah kerugian tersebut terpaksa saya laporkan kepolisi. Karena sudah tidak sesuai dengan perjanjian awal bekerja.
 
Bukti laporan ke Poltabes Medan
Awalnya jelas May, tukang yang dicarikan oleh Weni itu minta upah tukang dengan besaran biaya Rp.30 juta, dengan catatan sudah komplit dengan bahan bangunan, namun saat itu saya lakukan penawaran,sehingga disepakati harga renovasi sebesar Rp.25 jua lengkap dengan bahan bangunan. Dalam pernjanjian itu disepakati pembayaran upah tukang 3 kali bayar dan penyelesaiannya hanya 3 Minggu di bulan Desember 2018. Oleh karena sudah ada kesepatan maka awalnya saya bayarkan dana sebesar Rp. 8 juta tepat tanggal 13 Desember 2018, selanjutnya tanggal 22 Desember 2018 sebesar Rp. 8 juta, Kemudian minggu berikutnya Rp.  9 juta dan hingga selesai borongan pertama uang yang sudah dibayarkan sebesar Rp.25 juta.

Tak hanya itu, di Bulan Februari 2019, ternyata tidak siap direnovasi. Namun uang penambahan upah diterima tukang sebesar Rp.3,5 juta dan uang panjar seng sebesar Rp.2 juta. Jika ditotal keseluruhannya dana yang sudah dikeluarkan berkisar Rp. 63 juta. Ini ada bukti transfer uang.jelas May. Korban berharap masalah l;aporannya dapat ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian hingga tuntas.(Fir)


No comments:

Post a Comment

Post Top Ad