Anggota Komisi E DPRD Sumut Drs. Safaruddin Siregar : Pengunaan Anggaran Desa Belum Maksimal - Sinar Sergai

Breaking

Post Top Ad

Space Iklan

Post Top Ad

test banner

8/09/2019

Anggota Komisi E DPRD Sumut Drs. Safaruddin Siregar : Pengunaan Anggaran Desa Belum Maksimal

Ketua rombongan anggota Komisi E DPRD Sumut Drs. Safaruddin Siregar SE,(tengah),  HM.Dahril Siregar SE, Firman Sitorus SE


Sergai,Sinarsergai.com – Belum maksimalnya penggunaan anggaran yang dikucurkan oleh Pemerintah Pusat dan daerah ke desa. Ini harus menjadi perhatian serius bagi Pemerintah daerah untuk turut mewujudkan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya kepala desa, agar mereka bisa menyalurkan dana itu dengan baik dan tidak sia-sia.

Nah, kata Ketua rombongan Komisi E DPRD Sumatera Utara (Sumut) Drs. Safaruddin Siregar didampingi anggota HM.Dasril Siregar SE, Firman Sitorus, SE dan Riki Nelson J. Barus, usai tatap muka dengan para kepala desa di Aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati Serdang Bedagai (Sergai) di Sei Rampah, dalam rangka Kunjungan kerja (Kerja) membahas realisasi anggaran Dana Desa (DD), Tahun anggaran 2018 dan Triwulan I tahun 2019,Jum’at (9/8/2019), pelaksanaan Bimtek (Bimbingan Tekhnik ) ini harus benar-benar dilaksanakan dan tidak sebatas kegaitan serimonial belaka yang akhirnya hanya menghabiskan anggaran saja, tapi manfaatnya juga ilmu yang diperoleh dari Bimtek itu tidak dapat dipergunakan dalam penggunaan anggaran Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD).

“Kita berharap Kepala desa dapat menyalurkan dana yang diperoleh bersumber dari DD dan ADD itu bisa bermanfaat untuk kemajuan desa dan peningkatan perekonomian masyarakat desa, bukan dipergunakan untuk perkaya oknum kepala desa sendiri. “Boleh memperindah kantor, tapi buat skala prioritas dalam perencanaannya dengan melahirkan program sehingga dana yang dipergunakan terukur dan sesuai dengan aturan yang ada. Jangan hanya dipergunakan untuk semua Bimtek juga, namun dialokasikan dana itu sesuai dengan kepentingan masyarakat desa tersebut dengan mengacu kepada hasil musyawarah dan perencanaan desa itu sendiri.

Selain itu, tingkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Jangan lagi dipersulit masyarakat dalam beragam urusan administrasi. Jika pola pelayanan yang diterapkan masih berbelit-belit, diyakini akan sulit jugalah desa itu maupun daerah tersebut mengalami kemajuan. Ucapnya.(R- 03)


No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here