Rapat Paripurna Gagal, Usman Effendi Sitorus : Diduga Ada Provokator Dan Skenario Dibuat Oknum DPRD Sergai - Sinar Sergai

Breaking

Post Top Ad

Space Iklan

Post Top Ad

test banner

8/15/2019

Rapat Paripurna Gagal, Usman Effendi Sitorus : Diduga Ada Provokator Dan Skenario Dibuat Oknum DPRD Sergai

Anggota DPRD Sergai Usman Effendi Sitorus SAg, Delpin Barus ST dan Junaidi



Sergai,Sinarsergai.com – Anggota DPRD Sergai H.Usman Effendi Sitorus,SAg secara tegas mengatakan tidak Kourumnya peserta rapat paripurna yang dijadwalkan Kamis (15/8/2019) sekira pukul 16.00 Wib dengan agenda pembahasan agenda laporan hasil pembahasan Badan Anggaran DPRD serta pengesahan nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran - Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sergai Tahun 2020, dikarenakan anggota DPRD Sergai yang hadir cuma 15 orang  saja. Tentunya jumlah itu tidak memenuhi Kourum untuk dilanjutkan pembahasan  dalam rapat paripurna tersebut.

Banyaknya tidak hadir anggota dewan ini kata Usman didampingi anggota DPRD Sergai Delpin Barus ST dan Junaidi usai menghadiri rapat paripurna, ada semacam skenario yang dilakukan oleh oknum-oknum anggota DPRD Sergai bahkan ini merupakan perilaku yang kurang beretika.

“Ketika anggota DPRD Sergai menggagalkan rapat paripurna yang sudah disepakati. Padahal, sebelum rapat paripurna diadakan pertemuan dengan rekan anggota DPRD Sergai yang tergabung dalam Banggar (Badan Anggaran), anehnya anggota Banggar itu tidak hadir. Ini cara-cara yang berdemokratis dan ini merupakan cara-cara orang yang bodoh. Saya jelas kecewa sebagai anggota dewan yang tidak terpilih lagi.”
.
Kita sekarang ini sedang mendorong supaya ini cepat selesai sehingga rekan anggota DPRD Sergai yang baru tinggal melanjutkan,. Jika KUA –PPAS tidak selesai, tentunya tidak bisa PAPBD tahun 2019 dan APBD 2020. Kalau ini diberikan kepada DPRD Sergai yang baru sama dengan menghambat APBD 2020, sebab anggota DPRD Sergai terpilih 2019 -2024 dilantik itu pada tanggal 26 Oktober 2019, belum lagi alat kelengkapan dan sebagainya. Nah, pengesahan terakhir 1 November 2019. Dan jika ini terjadi maka sama halnya DPRD Sergai menghambat APBD 2020, makanya saya tidak mengerti logika apa yang dipergunakan.

Kalau logikanya untuk percepatan, tidak seperti ini lho. Makanya ada dugaan memang diciptakan dengan scenario dan ada unsur sengaja agar ini memang gagal. Rapat ini akan dilanjutkan dengan waktu yang tidak ditentukan. sebut Usman Sitorus.

Hadir dalam rapat tersebut Plh. Bupati Sergai H.Darma Wijaya, Ketua DPRD Sergai Syahlan Siregar ST, pada Kepala OPD. (Red)


No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here