Balita Disiksa Ayah Tiri Hingga Tewas - Sinar Sergai

Breaking

Post Top Ad




Post Top Ad



9/05/2019

Balita Disiksa Ayah Tiri Hingga Tewas

Tersangka pembunuh bayi yang merupakan ayah tiri



Langkat, Sinarsergai.com -  Sungguh tega dan luar biasa kejamnya ayah tiri yang telah melakukan penyiksaan terhadap anak dibawah umur hingga tewas. Penyiksaan ini dilakukan oleh Rikki Ramadhan Sitepu (30) warga Desa Sei Tembuh Kelurahan Pekan Kuala Kabupaten Langkat. Penyiksaan ini menimpa Muhammad Ibrahim Ramadan alias Akil yang masih berusia 2 tahun 3 bulan di I Desa Ponco Warno Kecamatan Salapian,Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut) pada Kamis (27/8/2019) sekira pukul 17.00 Wib didalam rumahnya.

Terkuaknya peristiwa ini berawal dari kecurigaan masyarakat yang sudah Lima hari tidak melihat Mhd. Ibrahim. Kecurigaan itu langsung dilaporkan kepada Sekretaris Desa Ponco Warno Berma Ginting. Mendapatkan informasi tersebut, Sekdes melaporkannya ke Bhabinkamtibmas setempat dengan menindaklanjutinya mendatangi rumah korban dan gubuk berdiri di dekat sawah yang merupakan tempat sering dikunjunginya.

Setelah dilakukan pencarian pihak keluarga balita, namun belum berhasil ditemukan.Nah, saat pencarian terhadap pelaku di gubuk tidak sengaja ditemukan tumpukan tanah tinggi dan sandal anak-anak dan ternyata setelah didekati gundukan tanah itu tericum aroma busuk mirip bangkai dan ditemukan kain panjang. Curiga dengan aroma itu, lalu dilakukan pengorekan terlihatlah jasad bayi tersebut. Penemuan jasad bayi ini langsung dilaporkan ke Kapolsek Salapian AKP Junaidi, SH.
 
(Penemuan jasad bayi yang dibunuh dan dikubur dekat gubuk oleh ayah tirinya)
Lalu jasad bayi itu dibawa ke Medan untuk dilakukan otopsi setelah dilaporkan ke Kapolres Langkat. Setelah diperoleh hasil visum tersebut dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) maka diketahui pelakunya adalah ayah korban. Tim dari Satreskrim dan Polsek Salapian melakukan pencarian terhadap tersangka. Berkelang beberapa jam hari, tersangka berhasil ditangkap Kini tersangka sudah diinapkan dalam sel tahanan Mapolres Langkat. Keterangan tersangka dihadapan juru periksa kata Kanit Pidum Polres Langkat, Iptu Bram Chandra SH, Kamis (5/9/2019), penyiksaan dilakukan sejak tanggal 19-25 Agustus 2019 dan masalah ini sudah disampaikan ke pihak keluarga.

Diketahui penyiksaan itu dilakukan tersangka dengan cara memukul dibagian bahu, kaki, tangan, pantat korban serta menyundutkan rokok di bagian tangan, Kuping, Bahu serta memasukan korban ke dalam goni, yang kemudian menggantungkannya diluar gubuk.jelas Chandra. Dari tersangka diamankan barang bukti berupa Sendal anak-anak, KTP asli atasnama SRI Astuti, Gelang, Cincin, HP merk Mito, Dompet, Sepatu Merk Adidas, Baju dan celana anak-anak.(RF)


No comments:

Post a Comment

Post Top Ad