Poldasu Ungkap Kasus Pemalsuan Surat Tanah - Sinar Sergai

Breaking

Post Top Ad




Post Top Ad



9/11/2019

Poldasu Ungkap Kasus Pemalsuan Surat Tanah




Medan.Sinarsergai.com-Subdit II Ditreskrimum Poldasu mengungkap kasus dugaan pemalsuan surat tanah dengan meringkus tersangka berinisial RM (51) warga Jalan Karya Medan

Pengungkapan kasus tersebut dipaparkan Direktur Reskrimum Poldasu Kombes Pol Andi Rian didampingi Kasubdit II Tahbang AKBP Edison Sitepu dalam prees konfrence di Mapoldasu Rabu (11/9/2019) petang.

Surat tanah yang berlokasi di kec Medan Polonia mencapai luas lima haktar

Tersangka sendiri sudah masuk DPO selama lima tahun lebih lantaran tak mengindahkan panggilan penyidik.

Awalnya kasus ini dilaporkan ke Polrestabes Medan oleh PT pada ADP April 2010, namun kasus ini kemudian diambil-alih oleh Ditreskrimum Poldasu mengingat kasus ini terbilang serius untuk diselesaikan.

Kasus ini kata Andi, berawal pada tahun 1991 dimana PT Anugrah Dirgantara Perkasa (ADP) mendapat rekomendasi dari TNI AU dan mendapat ijin prinsip dari Gubsu untuk membebaskan lahan seluas 47 ha.

Pada tahun 1995 PT ADP mendapat perpanjangan untuk keperluan usaha membangun perumahan masyarakat dengan cara ganti rugi kepada masyarakat sehingga diperoleh  alas hak seluas 42 ha sehingga  tersisa lima haktar lagi.

Namun tahun 2010 tersangka RM membuat dan menggunakan surat palsu dengan mengakui tanah yang tersiksa lima haktar tersebut merupakan hak ahli waris dari seorang bernama Tju Than Soon dan telah melakukan jual beli tanggal 24 Februari 2010 dihadapan notaris Rohmawati S SH dan tanah tersebut telah dijual kepada Mario Meyer

Akibat perbuatan itu PT ADP mengalami kerugian hilangnya hak kepemilikan tanah yang sudah dibeli dari masyarakat

Barang bukti yang disita dari kasus tanah tersebut sebanyak enam dokumen  dengan rincian lima plang bertuliskan "tanah ini milik ahli waris alm Tju than soon alas hak uittrexsel no 12/DIV/1949 tanggal 15  Sept 1994

Kemudian tujuh berkas  surat pernyataan penguasaan fisik tanah yang dibuat tersangka  RM yang ditandatangani Arrahmaan Pane selaku lurah Polonia serta beberapa dokumen lainnya.

"Kita akan terus kembangkan dan mendalami kasus ini, kata Andi. (Mar)

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad