Desa Wisata Dinilai Mampu Dongkrak PAD Dan Tingkatkan Perekonimian Masyarakat - Sinar Sergai

Breaking

Post Top Ad




Post Top Ad



10/08/2019

Desa Wisata Dinilai Mampu Dongkrak PAD Dan Tingkatkan Perekonimian Masyarakat

Bupati Sergai Ir.H.Soekirman dan Bupati Sleman Drs. Sri Purnomo disaksikan Wakil Bupati Sergai Darma Wijaya, Ketua DPRD Sergai Syahlan Siregar, Wakil Bupati Sleman Dra. Sri Muslimatun, M.Kes, memagang cendera mata, Selasa (8/10/2019)



Sergai,Sinarsergai.com – Rombongan Bupati Kabupaten Sleman, Propinsi Daerah Istimewa Yogykarta kunjungi Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai),Propinsi Sumatera Utara (Sumut) dalam rangka tukar informasi dalam mengembangkan potensi “Desa Wisata”.

Menurut penuturan Bupati Sleman Drs. Sri Purnomo, Desa Wisata mampu meningkatkan hasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan perekonomian masyarakat di desa, Pemerintah Kabupaten Sleman,Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan pengembangan desa wisata. Pengembangan desa wisata lewat BUMDES. Kini desa wisata sudah menjadi andalan bagi Kabupaten Sleman. Dengan majunya sector pariwisata maka akan terdongkraklah PAD dan perkonomian masyarakat sekitar.

Pariwisata ini tidak akan ada habisnya. Namun kata Drs.Sri Purnomo didampingi Wakil Bupati Sleman Dra. Sri Muslimatun, M.Kes, usai menikmati makan siang dirumah Dinas Bupati Sergai, Desa Firdaus,Kecamatan Sei Rampah, Selasa (8/10), berbeda dengan Sumber Daya Alam (SDA), sebanyak apapun apabila terus diambil maka akan habis dan minimal akan berkurang. Nah, jika Sumber Daya Manusia (SDM) yang kita kembangkan dan didorong, ya insha Allah akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

Ketua TP. PKK Sergai Hj. Marliah Soekirman, Ketua TP.PKK Sleman Dra.Kustini, Ketua GOPTKI Sergai Hj. Rosmaidah Saragih Darma Wijaya dan Ketua DWP Sergai Hj. Khairani Hadi Winarno, foto bersama,Selasa (8/10/2019)


Dengan pariwisata yang maju itu insyallah itu kalau terus kita kembangkan tidak akan ada habisnya. Berbeda kalau kita hanya akan mengambil sumberdaya alam , sumberdaya alam itu sebanyak apapun kalau di ambil terus itu akan lama-lama akan habis minimal akan berkurang, tapi kalau sumberdaya manusia yang kita kembangkan kita dorong insyallah akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

Oleh karena itu, meski potensi wisata menjadi andalan itu sedikit, tapi kita optimalkan dan maksimalkan, maka akan membawa berkah yang banyak. Teruslah mendorong SDM untuk berfikir Inovatif dan Kreatif, sehingga nanti menjadikan desa wisata itu semangkin menarik.ujar Bupati Sleman.

“Kunjungan Forkaminda Sleman ke Sergai ini dalam rangka studi banding dan menjalin kerjasama dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua Pemkab untuk bidang diantaranya Pengembangan smart city dan egovernment, Pengembangan kebudayaan, Pariwisata dan ekonomi kreatif, Pengembangan SDM, Promosi dan pengembangan usaha mikro kecil dan menengah, Industri, perdagangan dan investasi, Penataan ruang/wilayah dan infrastruktur perkotaan. Selanjutnya dibidang perencanaan daerah, ketahanan pangan dan pertanian”.Jelas Sri Purnomo.

Bupati Sergai Ir.H.Soekirman didampingi Wakil Bupati Sergai Darma Wijaya menyampaikan ucapan terimkasih kepada Pemkab Sleman. Kedatangan rombongan Formkopinda ini suatu kehormatan bagi Pemkab Sergai. Sebenarnya kata Soekirman, Pemkab Sergai yang belajar dengan Pemkab Sleman yang sudah lebih dahulu mengembangkan Desa Wisata tersebut. Bupati Sleman ini terlalu merendah. “Kita kagum dengan wisata sejarah yang ada di Kabupaten Sleman seperti Bangunan Candi Prambanan. Candi ini tidak pernah sepi dari pengunjung. Candi Prambanan ini memiliki sejarah tentang Hindu Kuno dan memang menarik untuk dikunjungi”.

Walau Sergai masih terhitung muda, sebut Soekirman, sudah banyak prestasi Kabupaten ini yang pantas dibanggakan dan disejajarkan dengan daerah lain di Sumut. Letak Sergai ini secara ringkas aspek geografis dan demografis serta informasi terkini Pemkab Sergai. “Pada tahun 2019 ini Sergai akan menyelenggarakan pemilihan Kepala Desa di 122 desa yang tersebar di 16 kecamatan. Disusul di tahun 2020 akan diadakan Pilkada.

Nah, program “Desa Wisata”  ini merupakan salah satu cara untuk mengembangkan produk unggulan desa dan kawasan pedesaan melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Desa wisata tersebut, lanjut Bupati, terdiri dari desa wisata tani serta desa wisata arung jeram. “Kedua desa wisata ini dikelola oleh Bumdes dan dilakukan dalam upaya untuk meningkatkan modal sosial yang dimiliki oleh desa tersebut. Dengan MOU ini maka kita akan mempercepat pelaksanaannya. terang Bupati.

Turut hadir dalam rombongan Forkominda Kabupaten Sleman sebanyak 38 orang diantaranya, Ketua TP.PKK Kabupaten Sleman Dra.Kustini, Wakil Ketua DPRD Tri Nugroho SE, Arif Kurniawan S.AG,MH, HR.Sukaptana SH, Anggota DPRD dr.Rauday Akmal, Kapolres Sleman AKBP. Rizky Ferdiansyah SH,SIK, Dandim 0732 Sleman Letkol Inf.Diantoro,Ketua Pengadilan Agama Sleman Drs.H.Abd.Malik SH.MSI. Semntara dari Kabupaten Sergai terlihat Ketua TP.PKK Sergai Hj.Marliah Soekirman, Ketua GOPTKI Sergai Hj.Rosmaidah Saragih Darma Wijaya, Kapolres Sergai AKBP. Juliarman Eka Putra Pasaribu SIK, Kajari Sergai Jabal Nur SH,MH, Ketua Darma Wanita Persatuan Sergai Hj.Khairani hadi Winarno.(Sb-06)




No comments:

Post a Comment

Post Top Ad