Satroni Toko HP, Dua Pencuri Diringkus Polda Sumut - Sinar Sergai

Breaking

Space Iklan

Post Top Ad

10/30/2019

Satroni Toko HP, Dua Pencuri Diringkus Polda Sumut




Medan.Sinarsergai.com- ABD, lelaki berusia (31) dan MDA, berusia (19) keduanya warga Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal. 

Mereka berdua ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara, karena ikut melakukan pencurian puluhan unit hanphone di Toko, Union Smart Phone, Store di Jalan Gagak Hitam, Medan, Sumatera Utara.

Keduanya ditangkap bersama salah satu rekannya, berinisial MN, berusia 30 tahun, warga Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal. Sedangkan dua orang lainnya berinsial IL dan AN alias botak masih dilakukan pengejaran (DPO).

Seluruh pelaku yang diamankan serta yang DPO, memiliki peran yang berbeda, ada yang merencanakan pencurian, sebagai joki atau pengemudi kendaraan setelah melakukan pencurian, lalu ada yang sebagai kurir menjual hanphone kepada penadah dan sebagai otak pelaku, untuk merencanakan aksi. 

Bukan itu saja, dua orang pelaku berinisial ABD dan MDA merupakan resedivis dengan kasus yang berbeda di Mapolsek Sunggal, Polrestabes Medan. Kalau ABD terlibat kasus pencurian dan menjalani hukuman 2,6 tahun, sedangkan MDA kasus narkotika dan menjalani hukuman 2,5 tahun.

Selain itu, ABD juga diberikan tindakan tegas dan terukur (ditembak), karena melakukan perlawanan terhadap petugas kepolisian, bahkan mencoba melarikan diri. 

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Andi Rian, didampingi Kasubdit III Umum, AKBP Maringan Simajuntak kepada  wartawan Rabu (30/10/2019) penangkapan tiga orang pelaku pencurian toko handphone. Dua orang merupakan resedivis. 

"Pelaku melakukan pencurian di toko hanphone, Selasa 22 Oktober 2019, k) Mereka semua memiliki peran yang berbeda, bahkan dua orang pelaku merupakan resedivis di Polrestabes Medan, ABD dan MDA," kata Andi Rian. 

Dari pelaku, petugas kepolisian mengamankan tiga belas unit handphone merek Samsung berbagai Type kondisi masih baru (dalam kotak). Lima unit handphone yang sudah digunakan tersangka, satu unit sepeda motor honda metic Genio dan satu unit sepeda motor Yamaha Merek Aerox BK 4799 AIA. Polisi juga terus melakukan pengembangan terhadap kasus pencurian toko handphone. 

"Kasus ini terus kita kembangkan, dua orang pelaku sebagai otak pelaku dan kurir masih dalam pengejaran, mereka masuk dalam daftar pencarian (DPO). Selain itu, kemana pelaku menjual barang hasil curian juga akan kita kembangkan," tandas Andi Rian. 

Sedangkan Kasubdit III Umum, Ditreskirmum Polda Sumatera Utara AKBP Maringan Simajuntak membenarkan bahwa ada pelaku yang dilakukan tindakan tegas dan terukur. Pelaku melarikan diri ketika dilakukan penangkapan.

"Anggota awalnya melihat keberadaan pelaku, tetapi ketika ABD tahu kedatangan polisi, dia langsung lari. Kemudian anggota memberikan tembakan peringatan, tapi tidak dihiraukan dan akhirnya kita tembak dibagian kaki pelaku, setelah ditembak, barulah dia berhenti berlari," ucap Maringan.(mar)

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad