Gemkara Dukung dan Kawal Program Pemkab Batubara - Sinar Sergai

Breaking

Space Iklan

Post Top Ad

11/21/2019

Gemkara Dukung dan Kawal Program Pemkab Batubara

Ketua PB Gemkara Khairul Mulsim (kanan)



Batubara,Sinarsergai.com – Ketua Umum Pengurus Besar Gerakan Masyarakat Menuju Kesejahteraan Batubara (PB Gemkara) Khairul Muslim mengatakan organsiasi Melayu ini merupakan sebahagian dari pemerintah dan tentunya siap mendukung juga mengawal seluruh program pembangunan di daerah ini. “Gemkara melihat perlu program yang dijalan pemerintah daerah agar terus bersinergi dengan keinginan masyarakat dalam menjalankan kebijakan yang pro rakyat. Demikian ditegaskan Ketua PB Gmekara Khairul Muslim di Medan,Kamis (21/11/2019)

Dibeberkannya, Gemkara sudah terkonsolidasi dengan terbentuknya pengurus Gemkara  12 Divisi di Kecamatan se Kabupaten Batubara. Dengan kekuatan itu, tentu lebih memudahkan bagi daerah yang dimekarkan ini untuk dikawal diperjuangkan sebagaimana dengan cita-cita para pejuang pemekaran Batubara.

"Jadi Gemkara punya beban moral yang telah memperjuangkan daerah ini, Gemkara juga punya kewajiban untuk merawat dan membesarkan Batubara sesuai dengan visi misi kepala daerah yang memimpin saat ini. Dikatakan Khairul Muslim yang juga menjabat Wakil Ketua PWI Sumut,  iklim investasi di Kabupaten Batubara saat ini cenderung terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin berkontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Batubara.

Tak cukup investasi, sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan kekuatan ekonomi rakyat juga akan terus digalakkan oleh pemerintah daerah sejalan dengan kawasan ini sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai kawasan ekonomi.

Pemerintah daerah diminta untuk bersifat terbuka dalam memandang ruang kritis yang disampaikan oleh media, namun ia juga mengharapkan kritikan yang muncul dapat menjadi solusi demi kemajuan bersama. Menurutnya, kritik itu sebuah demokrasi yang dibangun secara dinamis. Oleh karena itu pemerintah daerah juga membutuhkan kritik yang bersifat konstruktif dan solutif. Tidak cenderung membuli yang bertendensius mengusik pribadi aparat dan bupati secara personal," Jelasnya.

Saat ini, kita mesti menjaga peradaban di Batubara. Bila ingin menyampaikan kritikan hendaknya mempertimbangkan cara penyampaiannya secara bijak. Apakah kritikan disampaikan sudah benar-benar menyentuh substansi? Atau sebaliknya. Sebagai wartawan, katanya, punya pengalaman yang panjang didunia tulisan, oleh karenanya, ia mengharapkan pemberitaan media (online dan off-line ) mesti berpedoman pada Undang-Undang 40/1999 tentang Pers. Disitu sudah cukup jelas bagaimana kedudukan seorang jurnalistik.(Bb-01)

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad