Kepala Balai Veteriner Medan Drh H Agustia MP : Jangan Takut Komsumsi Babi Sehat - Sinar Sergai

Breaking

Space Iklan

Post Top Ad

11/13/2019

Kepala Balai Veteriner Medan Drh H Agustia MP : Jangan Takut Komsumsi Babi Sehat

Kepala Balai Veteriner Medan Drh H.Agustia MP dan Kadis Ketapang Sergai Aliuddin SP foto bersama usai meninjau Posko,Rabu (13/11/2019)


Sergai,Sinarsergai.com – Babi yang dalam keadaan sehat kata Kepala Balai Veteriner Medan Drh H.Agustia MP,Rabu (13/11/2019) aman untuk dikomsumsi. Tapi daging Babi itu terlebih dahulu dimasak. Ia juga menegaskan bahwa Virus hog Kolera tersebut hanya menyerang Babi bukan ancaman bagi manusia. Virus itu bukan menyerang manusia.”
Sementara penuturan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sergai Aliuddin SP menjelaskan, menurut data yang ada sudah 894 ekor Babi yang sudah menjadi bangkai dengan rincian untuk Kecamatan Sei Bamban 480 ekor, Dolok Masihul 310 ekor, Sei Rampah 88 ekor dan Kecamatan Tebing Tinggi 16 ekor.
Sementara Babi yang mati ada 80 ekor dan sudah di kuburkan kedalam tanah di Desa Bakaran Batu,Kecamatan Sei Bamban, dengan menggunakan alat berat Excavator (Beko). Penyisiran Babi yang mati yang mengapung di irigasi di Desa Bakaran Batu ini melibatkan Kasat Reskrim Polres Sergai AKP. Hendro Sutarno, Kasat Pol PP Sergai Drs. Fajar Simbolon M.SI, Kadis Lingkungan Hidup Sergai Panisean Tambunan SE, Camat Sei Bamban, pegawai Dinas Pertanian, Muspida plus dan masyarakat setenmpat.Jelas Aliuddin.
Guna mencegah menyebar luasnya virus hog Kolera itu, pihaknya telah melakukan penyemprotan Deksin Vektan ke kandang-kandang Babi. Dengan pemberian Deksin Vektan, kata Aliuddin, virus bisa lemah dan mati. Untuk memudahkan masyarakat menyampaikan informasi terkait Babi yang mati dan sakit, saat ini sudah didirikan Posko di Kabupaten dan juga di 17 kecamatan. Bagi masyarakat yang menernakan babi dihimbau untuk mengurus izinnya secara resmi sesuai dengan peraturan.
Selanjutnya saya menghimbau agar masyarakat tidak membuang bangkai Babi ke sungai maupun irigasi, melainkan menguburkannya. Nah, untuk masyarakat yang berteernak babi lakukan dengan teratur dan terapkan Bio Security dan jangan lakukan transaksi memasukan dan mengeluarkan Babi untuk semntara ini.Imbnuhnya.(Red)


No comments:

Post a Comment

Post Top Ad