Perceraian Usia Muda Meningkat di Sergai - Sinar Sergai

Breaking

Space Iklan

Post Top Ad

11/27/2019

Perceraian Usia Muda Meningkat di Sergai


Ketua Pengadilan Agama Sei Rampah Munir SH,MH foto bersama Wakil Bupati Sergai Darma Wijaya didampingi Kajari Sergai dan Ketua PBB Sergai Yunasril SH,MKn,Rabu (27/11/2019)

Sergai,Sinarsergai.com - Perkara perceraian di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut) mencapai 952 perkara dari jumlah perkara yang diterima oleh Pengadilan Agama Sei Rampah dalam setahun ini sejak Oktober 2018 hingga Nopember 2019 ini. Perkara perceraian ini didominan usia muda. 

Setiap bulan mencapai 100 perkara yang diterima. Jelas Ketua Pengadilan Agama Sei Rampah Munir SH,MH, pada acara pencanangan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi,birokrasi bersih dan melayani di Halaman Kantor Agama Sei Rampah,Rabu (27/11). 

Perceraian usia dini ini mayoritas  disebabkan oleh faktor perekonomian, pertengkaran dan narkoba. Dalam perkara perceraian yang ditangani terungkap saat pengajuan gugatan, perceraian tersebut berawal dari bertengkar lalu suami meninggalkan istri, penyebab lain perceraian itu dikarenakan suami menggunakan narkoba. 

Dan umumnya istri yang mengajukan gugatan terhadap suami begitu juga sebaliknya. Masalah perceraian usia muda ini memang harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dan kita semua. 

Dijelaskannya, Pengadilan Agama Sei Rampah ini diresmikan pada 22 Oktober 2018 di Molonguane,Kabupaten Kepulauan Talaud Menado. Alhamadulillah berkat dan bantuan Bupati Sergai beserta seluruh jajarannya yang telah meminjamkan bangunan ini, Pengadilan Agama Sei Rampah bisa beroperasi memberikan pelayanan hukum bagi masyarakat pencari keadilan di wilayah Kabupaten Sergai.Ujar Munir.

Sementara Wakil Bupati Sergai H.Darma Wijaya, orang yang mencari keadilan itu banyak dan ada yang melalui musyawarah namun ketika tidak mencapai mufakat maka akhirnya menyelesaikannya di Pengadilan Agama Sei Rampah.

Saat ini bukan hanya perkara perceraian saja yang meononjol, namun perbuatan tidak senonoh juga mulai melonjak seperti kasus pembunuhan, pemerkosaan dan kekerasan didalam rumah tangga. Perbuatan ini terjadi mungkin dipengaruhi narkoba. 

Nah, peredaran narkoba di daerah ini memang cukup banyak, oleh karena itu kita semua harsus turut membasminya. Masyarakat dihimbau untuk tidak takut melaporkan kepada polisi jika mengetahui ada transaksi maupun warga menggunakan narkoba. Dengan adanya laporan maka polisi bisa segera bertindak menangkap pemakai dan bandarnya.Ucap Darma Wijaya.

Ketua Partai Bulan Bintang Yunasril SH,MKn yang dimintai tanggapan soal meningkatnya angka perceraian did aerah ini mengatakan, tentunya penyebab perceraian itu yang harus diatasi seperti narkoba. Nah, narkoba bukanlah menjadi masalah baru di negera ini. 

Namun tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan jika dilakukan secara bersama. Dalam hal ini tentunya sangat diharapkan solusi dari pemerintah dan tindakan pencegahan dari aparat penegak hukum dan juga penindakan. Dikhawatirkan kedepan angka perceraian ini akan semakin meningkat ketika penyebabnya tidak dibasmi hingga keakarnya.

Penyebab lain berupa gangguan dalam perekonomian dalam hal ini pendapatan seseorang suami dalam memenuhi kebutuhan keluarga yang tidak mendukung sehingga berujung dengan pertengkaran. 

Oleh karena itu perlu dibuka kesempatan kerja baru yang bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya.Ungkap Yunasril usai acara.(Red)

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad