Pupuk Subsidi Langka, Aparat Penegak Hukum Diminta Usut Hingga Tuntas - Sinar Sergai

Breaking

Space Iklan

Post Top Ad

11/28/2019

Pupuk Subsidi Langka, Aparat Penegak Hukum Diminta Usut Hingga Tuntas

Ketua PAN Sergai Drs.Sayuti Nur MPd foto/dok)



Sergai,Sinarsergai.com – Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Drs.Sayuti NUr,M.Pd secara tegas mengatakan kelangkaan pupuk subsidi di daerah ini harus diusut hingga tuntas oleh pihak penegak hukum jangan menunggu ada laporan lagi.Kelangkaan ini sudah membuat banyak petani menjadi resah karena menyangkut penghasilan dari bercocok tanam untuk menghidupi keluarga. Apalagi pupuk itu subsidi yang menjadi kebutuhan bagi petani. Ujar Sayuti Nur,Kamis (28/11/2019) via telepon selulernya.

“Kelangkaan pupuk subsidi Urea,SP-36,ZA,NPK dan organik yang merupakan subsidi tersebut telah mengancam petani gagal panen. Kondisi ini tidak bisa dibiarkan oleh pemerintah daerah dan menunggu hingga berlarut. Aparat penegak hukum semestinya bergerak cepat menindaklanjuti keresahan petani. Kasihan petani jika mereka melangalami gagal panen. Kita harus elamatkan petani dari kegagalan panen yang diakibatkan pupuk subsidi langka itu. Tegas mantan DPRD Sergai.
Nah, seperti kita ketahui bersama, bahwa Sergai merupakan lumbungnya padi. Namun jika pupuk tidak ada maka produksi padi yang ditanam oleh petani tentunya akan berkurang dan mempengaruhi kepada kebutuhan masyarkat akan pangan. Menurutnya, pemerintah daerah harus serius menangani persoalan petani ini. Jangan sampai petani kita mengalami gagal panen nantinya.

Apabila terjadi kelangkaan pupuk maka ada yang tidak sesuai dalam pendistribusian pupuk tersebut dan jika ada indikasi mengarah penyelewengan dalam distribusi pupuk bersubsidi itu, maka pihak aparat penegak hukum haruslah menjeput bola dengan melakukan pengusutan hingga tuntas persoalan tersebut. Sehingga kedepan masalah seperti ini tidak terulang kembali. Jika perlu panggil semua pihak yang terkait dan pihak bertanggungjawab dalam pengadaan pupuk subsidi juga distributornya.Sebutnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Pertanian Sergai, Radianto, SP menerangkan bahwa data pupuk bersubsidi di Kabupaten Sergai pad tahun 2019, diantaranya Urea sebanyak 7.820 ton, SP-36 5.142 ton, ZA 5.454, NPK 8.563 ton dan organik 1.140 ton.  Sementara kebutuhan pupuk untuk masyarakat, jenis pupuk Urea 17.418 ton, SP-36 11.612 ton, ZA 7.742 ton, NPK 11.612 ton dan Organik 3.871 ton, maka tidak sesuai dengan alokasi pupuk yang kita terima di Kabupaten Sergai, Masih kata Radianto, memang ia telah mengajukan permintaan tambahan alokasi pupuk bersubsidi untuk petani Kabupaten Sergai pada tahun 2019 sesuai tanggal surat 14 Oktober 2019 kepada Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Cq Direktur Pupuk dan Pestisida.

Menurutnya, berdasarkan kebutuhan Luas lahan Pertanian Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) untuk Persawahan seluas, 35,059 Hektar, untuk lahan Pertanian jagung seluas 1,646 Hektar, dan lahan Pertanian Ubi seluas  4,898 Hektar. Direncanakan jumlah penambahan alokasi pupuk bersubsidi diantaranya jenis pupuk Urea sebanyak 10.646 ton, SP-36 6.236, ZA 3.597, NPK 6.203, dan organik 20.634 ton.Ungkapnya.(Red)



No comments:

Post a Comment

Post Top Ad