Pembangunan Jalan Tol Berdampak Positif Dan Negatif Bagi Pedagang Pasar Bengkel - Sinar Sergai

Breaking

Space Iklan

Post Top Ad

12/03/2019

Pembangunan Jalan Tol Berdampak Positif Dan Negatif Bagi Pedagang Pasar Bengkel

Jalan Tol di Kabupaten Sergai menghubungkan ke Kota  Medan dengan Kabupaten Deliserdang  dan Kota Tebing Tinggi (foto/dok)



Sergai,Sinarsergai.com – Pembangunan jalan tol yang menghubungi Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dengan Kabupaten Deliserdang, Kota Medan, Tebing Tinggi dan Kualanmamu Internasional memiliki dampak positif dan negative bagi pedagang yang sehari-hari menjajakan dagangan di Pasar Bengkel,Kecamatan Perbaungan,Sergai.

Pembangunan daerah adalah usaha yang sistematik untuk pemanfaatan sumber daya yang dimiliki daerah untuk peningkatan dan pemerataan pendapatan masyarakat, kesempatan kerja, lapangan berusaha, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah.

Demikian sambutan Bupati Sergai Ir.H.Soekirman secara tertulis yang dibacakan oleh Sekdakab Sergai H.Faisal Hasrimy AP,MAP, dalam seminar Pembangunan Perekonomian dengan tema Peluang dan Tantang Perekonomian Kabupaten Sergai pasca pembangunan pembangunan jalan tol MKTT di Aula Theme Park Pantai Cermin, Selasa (3/12).

Akan tetapi pembangunan jalan tol tersebut juga memberikan dampak negatif diantaranya menurunnya minat masyarakat unuk membeli kebutuhan di sentra perdagangan pasar bengkel. Hal tersebut menjadi latar belakang dilaksanakannya seminar pembangunan ekonomi kabupaten serdang bedagai.

Nah, dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Sergai pada tanggal 7 Januari 2020 nanti terkait yang ke 16 akan ada berbagai kegiatan. Diharapkan pada saat kegiatan tersebut kita akan melakukan pameran secara online, agar dapat lebih efektif dengan pemanfaatan teknologi. Seluruh OPD untuk mempersiapkan dan menyajikan produk inovasi masing-masing dan menguploadnya kedalam website serta menyebarkan melalui media sosial agar memudahkan masyarakat mengaksesnya.Imbuh Bupati.

Dalam seminar tersebut Rita Maizar pengusaha Dodol di Perbaungan memberikan pendapatnya saat seminar tersebut serta pengalaman mengelola usaha dodol tersebut.(R-03)


No comments:

Post a Comment

Post Top Ad